Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum wr. wb
Perkenalkan kembali nama saya Lidya Hanum dari Prodi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas dengan NIM 2310321022. Untuk pertemuan ke-6 kali ini saya akan membahas materi pembelajaran yang akan dibahas pada hari Senin tanggal 2 Oktober 2023. Bertujuan memenuhi tugas mingguan Psikologi Umum oleh bu Mafaza, S.Psi., M.Sc dengan dua dosen pengampu lainnya yaitu bu Diny Amerike, S.Psi.,Psikolog, dan bu Puji Gufron Rhodes,S.Psi.,M.A. Dengan judul materi Gestalt dan Psikologi Kognitif.
GESTALT DAN PSIKOLOGI KOGNITIF
Pencetus Psikologi Gestalt
Fokus metode introspektif merupakan hal yang berasal dari pengalaman yang bermakna,utuh,dan sadar. Gestalt merupakan kata yang berasal dari bahasa Jerman yaitu "konfigurasi","bentuk", atau "keseluruhan" sehingga terbentuklah jenis psikologi baru yang bernama Psikologi Gestalt. Para ahli Gestalt melakukan pendekatan molar dalam mempelajari kesadaran yang berkonsentrasi pada fenomenologis pengalaman, Orang yang mengambil pendekatan molar untuk mempelajari suatu perilaku atau fenomena psikologis yang disebut dengan holist.
Max Weitheumer dan Kurt Koffka dan Wolfgan Kohler merupakan 3 tokoh yang memiliki tujuan yang sama dengan memfokuskan pada penelitian terhadap persepsi kemudian ketiga tokoh tersebut juga merupakan tokoh yang mencetuskan Psikologi Gestalt.
- Max Wertheimer (1880-1943)
Satu-satunya buku yang ditulis oleh Wertheimer yaitu Berpikir Produktif , Wertheimer mendapatkan anugerah penghargaan tertinggi,Plakat WilhelmWundt didapatkannya bulan Oktober 1968 pada Penghimpunan Psikologi di Jerman. Wertheimer merupakan salah satu pencetus Psikologi Gestalt yang kemudian ia mengembangkan Psikologi Gestalt setelah melakukan observasi suatu hal yang ia sebut dengan phi phenomenon yang didasari pada pergantian hidup mati lampu yang ada pada sinyal jalan kereta api.
Berdasarkan observasi Phi Phenomenon,Wertheimer menyimpulkan hasil observasi melalui proses interpretasi dari sensasi yang kita terima dapat di implementasikan pada proses yang terjadi di otak yang tidak melibatkan gerakan tetapi melalui proses mental. Penjelasan mengenai bagaimana presepsi Gestalt bekerja merupakan prinsip yang dikemukakan oleh Wertheimer, dimana prinsip-prinsip tersebut adalah :
- Pragnanz (Seimbang) : Sesuatu yang kita lihat dalam bentuk yang paling simpel atau berkelompok merupakan fondasi dari prinsip Pragnanz.
- Kesamaan : Warna,bentuk,atau penggambaran merupakan elemen yang kita kelompokkan berdasarkan item yang mirip prinsip ini sesuai dengan hal yang biasa terjadi pada diri kita.
- Kedekatan : Kecenderungan mengelompokkan suatu objek yang berdekatan satu sama lain merupakan prinsip yang dinyatakan oleh prinsip kedekatan.
- Penutupan : Element yang membentuk objek yang tertutup akan dikelompokkan merupakan usulan dari prinsip ini yang mengharuskan kita mengisi informasi yang kurang untuk menutupi bagian dengan berbentuk suatu objek.
- Daerah Umum : Kecenderungan dalam mengelompokkan objek jika suatu objek berada pada tempat yang terikat merupakan pernyataan dari salah satu prinsip gestalt.
Contoh lain dari hasil observasi yang berdasarkan phi phenomena adalah Animasi di layar pergerakan cepat dari gambar secara bergantian ketika kita menonton animasi dilayar menghasilkan ilusi gerakan yang mulus sesuai dengan fenomena phi oleh Wertheimer.
Pada tahun 1922 Koffka menulis artikel mengenai Gestalt dengan judul artikel "Persepsi : Pengantar Gestalt-Theorie". Selain tertarik pada persepsi para Gestaltist tertarik mempelajari banyak masalah filosofis yang berdasarkan pada pembelajaran dan pemikiran. Mereka lebih memfokuskan pada persepsi adalah karena Wundt tsudah lebih dahulu berkonsentrasi pada persepsi. Buku mengenai perkembangan psikologi pikiran dari anak yang diterbitkan pada tahun 1921 dan pada tahun yang sama ia mempublikasikannya dengan judul buk "The Growth of the Mind; An Introduction to Child Psychology, dan pada tahun 1935 diterbitkannya Prinsip Psikologi Gestalt yang lebih lengkap dan sistematis. Hukum pengamatan yaitu hukum keterdekatan,ke tertutupan,hukum kesamaan dan hukum kontinuitas dengan tujuan mengokohkan eskperimen dan percobaan yang telah di lakukan oleh Koffka
Penjelasan mengenai 4 Hukum yang berlaku
- Hukum Keterdekatan (law of procimity) = salah satu unit presepsi sering dianggap hal-hal yang saling berdekatan dakam waktu maupun tempat.
- Hukum Ketertutupan (law of closure) = bagian-bagian yang tidak lengkap atau tidak utuh merupakan suatu tendensi yang dimiliki oleh diri kita.
- Hukum Kesamaan (law of equivalence) = Suatu pengamatan kepada objek-objek memiliki kesamaan antar satu dengan yang lain yang kemudian diorganisir kedalam sebuah presepsi.
- Hukum Kontinuitas = Lebih cenderung mengasumsikan pola kontinuitas pada suatu objek yang ada.
- Wolfgang Kohler (1887-1967)
Eksperimen yang Kohler lakukan adalah insight learning pada simpanse. Pendapat Kohler bertentangan dengan pendapat Thorndike dimana Thorndike menyimpulkan bahwa pembelajaran yang bergantung pada proses trial and eror sama dengan aksi hukuman dan hadiah. Kedua dari eksperimen yang di gunakan Thorndike tersebut tidak disetujui oleh Kohler,karena ia menggambarkan properti insight learning dimana hewan menemukan solusi mengenai prekonstruksian presepsi dari masalah yang telah ada. Dari eksperimen Kohler sendiri dapat disimpulkan bahw inti dari belajar adalah suatu proses pergantian yang dimaa dengan mempelajari suatu hal akan membuat kita mengerti, dan semakin di mengerti lagi juka hal tersebut dipelajari.
Perceptual Constancies dan Gestalten
Dua konsep penting dalam psikologi persepsi adalah Perceptual Constancies dan Gestalten yang membantu kita dalam memahami bagian otak manusia dengan melakukan pengolahan informasi sensorik dan menciptakan persepsi yang stabil dan bermakna terhadp dunia sekitar kita.
1. Perceptual Constancies (Konstansi Persepsi)
3 Jenis Perceptual Constancies yang utama adalah
- Konstansi Ukuran
- Konstansi Bentuk
- Konstansi Warna
2. Gestalten (Prinsip Gestalt)
4 Prinsip Gestakt yang paling dikenal public adalah
- Prinsip Kesatuan (Principle of Unity)
- Prinsip Kesinambungan (Principle of Continuity)
- Prinsip Kesamaan (Principle of Similarity)
- Prinsip Ketertutupan (Principle of Closure)
Subjective and Objective Reality
Otak yang bekerja melalui proses yang berawal dari informasi sensorik yang kemudian mengatur konfigurasi. Persepsi tersebut lebih dihasilkan dari suatu aktivitas pada otak dari pada aktifitas fisik.Lingkungan fisik sendiri disebut dengan lingkungan geografis sedangkan interpretasi subjektif dari lingkungan geografi disebut dengan lingkungan perilaku.
Perkembangan Gestalt tentang pembelajaran teori Lewin
- Aristotelian versus Galilean Conception Science
- Life Space
- Motivation
- Conflict
- Tiga Konflik yang difokuskan Lewis pada Studianya adalah
1. Konflik Pendekatan-pendekatan
2. Konfilik Menghindari-penghindaran
3. Konflik Penndekatan-penghindaran
Perkembangan Psikologi Kognitif
Psikologi Kognitif merupakan suatu hal yang memiliki fokus topik pada ingatan,pembentukan konsep,perhatian,penaalaran,pemecaahan masalah,penilaian,dan bahasa. Dalam psikologi kontemporer psikologi Kognitif ini sangatlah populer.
Ilmuwan psikologi kognitif melibatkan diri dalam penelitian suatu hal meliputi berbagai aspek seperti bagaimana manusia memproses informasi,mengambil keputusan yang kompleks,belajar dari pengalaman,dan menghadapi suatu masalah. Teori-teori ini membantu dalam menjelaskan fenomena-fenomena seperti teori perkembangan kognitif oleh Piaget, teori pemprosesan informasi,dan pendekatan neuroscience kognitif yang memetakan aktivitas otak saat kita berpikir.
Psikologi kognitif terus mengalami perkembangan dan penginovasian dengan terus mecari pemahaman yang lebih mendasar tentang otak manusia dan cara manusia berinteraksi dengan dunia di sekitarnya yang dilakukan oleh para ilmuan psikologi kognitif. Memahami dasar-dasar pemikiran manusia sendiri merupakan upaya tak berujung karena akan terus mengalami perkembangan sehingga akan memungkikan banyaknya penemuan baru di dapatkan dengan membawa ke pemahaman yang lebih baik mengenai pemikiran manusia yang benar-benar terjadi sesuai fungsinya.
Komentar
Posting Komentar