Psikoanalisa dan Humanistik

Bismillahirrahmanirrahim

Assalamualaikum wr. wb

Perkenalkan kembali nama saya Lidya Hanum dari Prodi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas dengan NIM 2310321022. Untuk pertemuan ke-5 kali ini saya akan membahas materi pembelajaran yang akan dibahas pada hari Senin tanggal 25 September 2023. Bertujuan memenuhi tugas mingguan Psikologi Umum oleh bu Mafaza, S.Psi., M.Sc dengan dua dosen pengampu lainnya yaitu bu Diny Amerike, S.Psi.,Psikolog, dan bu Puji Gufron Rhodes,S.Psi.,M.A. Dengan judul materi Psikoanalisa dan Humanistik.

PSIKOANALISA MENURUT PARA AHLI PSIKOLOG

  PSIKOANALISA

Penyakit mental dan perilaku manusia merupakan proses penekanan bawah sadar dari psikoanalisa. Teori psikoanalisa menurut pendapat para ahli tidak sejalan dengan profesi dokter dan psikolog yang mereka pikul.

ANTECEDENTS OF THE DEVELOPMENT OF PSYCHOANALYSIS

Teori hipnotis dan pemikiran Charcot mengenai histeria yang cukup berpengaruh besar dalam perkembangan teori Freud. Darwin memperkukuh teori Freud sebagai perilaku manusia dimotivasi oleh naluri,bukan akal. Pendapat Freud naluri yang kuat adalah naluri untuk aktivitas seksual adalah pembentuk kepribadian negatf yang harus di jauhkan agar kehidupan dapat terhindar dari hal buruk.

SIGMUND FREUD

                Freud lahir pada tanggal 6 Mei 1856 di Freiberg, Ia seorang ahsaraf yang memiliki ketertarikan pada kekuatan ekspresi dengan pemahaman penulis mengenai sifat manusia sepanjang hidup pada buku  Shakespeare yang ia baca pada usia delapan tahun. Kerena ia sering menangani pasien Freud sadar mengenai sebagian besar dari apa yang kita lakukan dan yang kita pikir adalah diaknosis akhir dalam dorongan mencari pemunculan dalam suatu perilaku dan aktifitas.
                Yang menjadi pokok inti dari psikoanalisa menurut Freud adalah unconscious motivation (motivasi yang tidak kita sadari)  

Tiga Dasar dalam Pembentukan Mental

1. Alam sadar (Conscious Mind)
2. Alam pra sadar (Pre-conscious Mind)
3. Alam bawah sadar (Unconscious Mind)

Struktur kepribadian menurut Freud terbagi menjadi tiga,yaitu:
  • ID     =     merupakan suatu dorongan nafsu yang berifat primitif yang terjadi karena ketidaksadaran. Hal ini merupakan dorongan yang berlum terbentuk yang masih bersifat liar yang dapat terpengaruh oleh kebudayaan 
         ID Terbagi menjadi dua, Life Instinct dan Death Instict yang dimana Life Instict sendiri merupakan suatu dorongan yang ada dalam diri manusia untuk mempertahanan kehidupannya seperti rasa lapar,haus, serta hasrat seksual lain halnya dengan Death Instict yang merupakan dorongan mati, yang bersifat menyakiti diri sendiri berupa marah,self harm bahkan sampai ketingkat bunuh diri

  • SUPEREGO  =  suatu kesadaran yang terbentuk dari suatu pengalaman yang merupakan kebalikan dari ID yang dapat diperolah ilmunya dari orang tua yang mengajarkan mengenai norma-norma saat ia kecil yang berkembang ketika ia dewasa menjadi suatu Superego yang ia teladani dari orang tuanya. Superego mencoba dan terus mencoba untuk menekan suatu ide yang bersifat naluriah dan primitif,

  • EGO  =  Kondisi dimana ID dan SUPEREGO dipertemukan dalam kondisi berlawanan yang berperan menyelaraskan dan menyeimbangkan antar ID dan SUPEREGO, yan kita tau Ego dapat bekerja sesuai reality principle (kenyataan lingkungan)
Kesadaran dan ketidaksadaran
Pengibaratan yang digunakanan freud mengenai bagian kesadaran (consciousness) adalah seperti puncak gunung es yang muncul di permukaan air di lihat dari sudut pandang kejiwaan sedangkan ketidaksadaran (unconsciousness) berada di bawah permukaan laut , dan yang terletak diantara kedua hal tersebut antara sadar dan ketidaksadaran disebut sebagai prasadar(preconscious). ketidaksadaran datangng sesuai insting dengan adanya dorongan-dorongan dalam melakukan sesuatu, sementara prasadar termasuk kedalam bagian sadar karena dapat muncul kapan saja dengan datang sewaktu-waktu.

Anxiety (Kecemasan ) dan Ego Defense Mechanism
  • Bahaya yang datang diperingati dengan adanya kecemasan.
  • Ada 3 maca jenis kecemasan menurut Freud,yaitu:
  1. Kecemasan Neurotik = Muncul ketika Ego merasa akan diliputi oleh Id.
  2. Kecemasan Objektif = Muncul karena adanya ancaman objektif terhadap keselamatan seseorang.
  3. Kecemasan Moral = Muncul saat adanya pelanggaran atau akan dilanggarnya nilai moral 
Ego Defense Mechanistg
 Suatu mekanisme pertahanan ego suatu kondisi dimana terdapat suatu dorongan untuk mempertahankan ancaman dari ego yang bersifat primitif dan liar yang dimana hal tersebut ertentangan dengan superego
Menurut Freud ada 9 mekanisme mempertahankan ego yang meliputi:
  • Represi = Mekanisme saat suatu pengalaman ditekan agar tidak mengancam superego yang terjadi seperti biasanya.
  • Pembentukan reaksi = Mekanisme untuk suatu hal yang tidak dikehendaki muncul sehingga menimbulkan perlawanan agar tidak bertentangan dengan superego
  • Proyeksi = Mekanisme suatu individu lakukan ketika superego melarang untuk membenci seseorang, sehingga individu tersebut memproyeksikanya dengan membalikkan kondisi yang membuat orang tersebut menjadi membenci dirinya
  • Penempata yang keliru = Mekanisme yang dilakukan berupa suatu pelampiasan kepada orang lain/ atau pihak yang salah.
  • Rasionalisasi = Mekanisme dengan merasionalkan suatu dorongan yang dilarang oleh superego yang di buat seolah-olah dibenarkan sesuai dengan akal dan pikiran.
  • Supresi = Mekanisme yang menekankan suatu yang dapat membahayakan ego ketika kedaan tidak sadar.
  • Sublimasi = Mekanisme yang dilarang superego, namun muncul karena pengaruh serta situasi di lingkungan sekitar.
  • Kompensasi = Mekanisme sifat dengan menutupi kelemahan dengan kekuatan agar tidak melukai ego, dilakukan agar terhindar dari rasa rendah diri sehinggan memperoleh kepuasan sendiri.
  • Regresi = Mekanisme ketika seseorang menghindari ancaman terhadap ego, dengan situsi menjadikan taraf perkembangan menjadi taraf yang lebih rendah.

Psychosexual stages of development
Dorongan seksual terjadi dengan beberapa tahap perkembangan dimulai dari bayi an terus berkembang hingga dewasa.
Perkembangan psikoseksual terbagi menjadi lima tahapam,yaitu:
  • Fase Oral (Mulut) = contohnya bayi yang merasakan kepuasan dalam mulutnya saat mengemut dot di dalam mulutnya 
  • Fase Anal ( Anus) = contohnya anak yang merasakan kepuasan ketika proses pengeluaran yang terjadi di anus tidak tersumbat dan terjadi dengan baik
  • Fase Phallic = contohnya seorang anak laki-laki yanng berumur sekitar 6-7 tahun ang meniru suatu tidakan dan tinglah laku ayahnya sesuai dengan jenis kelamin orang yang iya tiru
  • Fase Laten = Proses pencarian jati diri yang dilakukan dengan tidak terlihat saat manusia berusia 7/8 tahun hingga usia remajanya.
  • Fase Genital = Kepuasan yang dilakukan orang dewasa sebagai contoh melakukan hubungan kelamin dengan lawan jenisnya.
ANNA FREUD
Anna mempresentasikan makalahnya kepada Vienna Psychoanalytic Society mengenai fantasi anak-anak setelah dua minggu iya resmi disertifikasi sebgai psikoanalis.

Dua Konsep Teori Terkenal yang dikemukakan Anna Freud
  • Developmental Lines
                 Anna Freud seorang yang  lebih memfokuskan anlisis anak di bandingkan orang dewasa, karena menurut Anna ada perbedaan antara anak-anak dan orang dwasa dimana anak-anak tidak mengingat traumatis awal seperti halnya orang dewasa, bahkan menurut Anna anak-anak menunjukkan pengalaman perkembangan mereka. Masalah tersebut merupakan salah satu penyebab terhambatnya tumbuh kembang mereka. Dimana pada proses transisi dari anak-anak ke remaja mulai timbulnya masalah.
                Developmental Lines adalah suatu cara yang digunakan dalam menggambarkan masa transisi bertahap anak dari ketergantungan pada penataan secara eksternal ke penguasa internal dan eksternal. Developmental lines penyesuaian diri yang dilakukan seperti tuntutan situasional,interpersonal, pribadi. 
  Komponen utama dari setiap garis, yaitu:
                   1. Dari ketergantungan menjadi kemandirian emosional
                   2. Dari menghisap menjadi memakan makanan dengan benar
                   3. Dari mengompol di celana sekarang bisa buang air kecil ke toilet
                   4. Dari ketidak mampuan dalam mengemban tanggung jawab menjadi                         bertanggung jawab dalam memelihara dan mengatur tubuh
                   5. Dari egosentrik menjadi bisa bekerja sama
                   6. Dari bermain menjadi mampu menghasilkan dengan bekerja

  • Ego Psikologi
            Buku yang diterbitkan Anna di Jerman pada tahun 1936 yang berjudul "The Ego and the Mechanism of Defense" yang berfokus pada fungsi ego otonom. Menurut Anna pertahanan ego memiliki fungsi independen, yang menunjukkan suaatu mekanisme penyesuaian yang dilakukan untuk kebutuhan sosial dan biologis. Kondisi dimana situasi normal dapat mudah dipahami dan situasi abnormal lebih dapat ditentukan.


Dua kategori meanisme pertahanan berdasarkan list tradisional yang ditambahkan versi Anna,yakni:

  1. Altruistic Surrender 
            Terjadi disaat seseorang menyerah dari ambisinya dengan hidup menjadi perwakilan dari mengidentifikasi satisfikasi dan frustasi orang.

     2. Identification with the aggressor (Mekanisme terakhir yang menjalaskan superego menurut Anna)
             Menggambil kesimpulan  nilai atau manner dari seorang yang mengalami ketakutan menjadi nilai dan mannernya. Identification with the aggressor menjelaskan seorang yang disadera orang penculik memiliki kasih sayang kepada penculiknya yang di dunia psikologi kontemporer disebutdengan Stockholm syndrom.  

Setelah Anna wafat AnalisisPsikologi mengenai Ego yang telah ia lakukan di lanjukan olah Heinz Hartmann dan Erik Erikson.  Erikson menjelaskan ego mendapat kekuatan melalui tahapan perkembangan dari 8 tahapan psikososial yang terjadi dalam kehidupan seseorang yang terdapat dalam buku yang ia tulis yang berjudul childhood and society.


CARL JUNG
  • Libido (Kondisi Psikis)
                Jung mengatakan bahwa libido merupakan energi psikis yang dimiliki individu untuk keperluan perkembangan pribadi untuk diterapkan dalam kebutuhan biologis,filosofis, dan spiritual.
  • Ego (Kesadaran/Conscious)
                Ego adalah mekanisme yang digunakan untuk berhubungan dengan lingkungan fisik dan dapat kita sadari, seperti pemikiran,pemecahan masalah,mengingat,dan mengamati.
  • Ketidak sadaran Pribadi (Personal Uncounscious)
                Terdiri dari suatu pengalaman-pengalaman yang telah ditekan atau dipaksa untuk dilupakan begitu saja yang dapat kembali ataupun tidak.
  • Ketidaksadaran Kolektif (Collective Unconscious) dan Arketipe  
                Terbentuk melalui serangkaian naluri yang dimiki oleh semua manusia. dimana ketidaksadarab kolektif ini merupakan salah satu bagian dri pikiran yang tidak disadari dan tidak dapat diperoleh dengan mudah karena akan dibentuk melalui serangkaian gambar yang terdapat dalam suatu pikiran sejak kita lahir atau dari pengalaman nenek moyang.

Bagian Arketipe
  1. Perona = Sisi yang di tampilkan ke public
  2. Shadow = Menyembunyikan sisi gelap
  3. Anima = Sisi feminim dari laki-laki 
  4. Animus = Sisis maskulin dari perempuan 
  5. Self = Keseluruhan  pribadi diri sendiri
  • Sikap
                Attitudes sendiri terdapat dua sisi yaitu sisi ekstrovert dan sisi introvert, namun Jung percaya walaupun seseorang memiliki kedua sifat tersebut namun ia pasti memiliki salah satu sifat yang lebih dominan dari kedua sifat tersebut. Jung mengatakan sifat tersebut akan tercermin secara seimbang jika seorang memiliki kepribadian yang dewasa dan matang.
  • Kausalitas,Teleologi, dan Sinkronisitas
               Untuk menggapai tujuan (teologi) seseorag makan kita harus memahami seseorang melalui masa lalu orang tersebut, penentuan kepribadian lainnya akan sinkronisitas dimana kdua peristiwa yang terjadi secara bersamaan namun tanpa adanya hubungan diantara kedua hal tersebut. Sinkronisitas menyadarkan adanya taki yang menghubungkan seseorang dengan ketidaksadaran.
  • Mimpi (dreams)
                Jung berpendapat mimpi adalah suatu saraba dalam mengepresikan jiwa. dimana mimpi buruk sendiri terjadi karena seseorang tidak mengepresikan diri yang memuaskan terhadap suatu pengalaman, sedangkan mimpi indah adalah mengepresikan diri yang memuaskan jiwa seseorang.
  • Pentingnya Usia Pertengahan (middle age)
               Mencapat aktualisasi diri merupakan tujuan hidup menurut pendapat Jung, namun mencapai hal tersebut sangat lah jarang biasanya seseorang melakukan aktualisasi diri pada akhir usia 30-40 tahunan. Dimana pada usia tersebut individu sudah banyak menemukan sifat/kekuatan yang bertentangan dengan kepribadiannya sehingga orang tersebut dapat menyeimbangkan aktualisasi yang ada pada dirinya dengan mudah.
  • Kritik dan Kontribusi
 Teori Jung telah dikritik karena mengandung okultisme,spiritualisme,mistisme dan agama. Bnyaknya saksi yang menyaksikan Jung tidak ilmiah dengan menggunakan simbol segi,agama, dan fantasi manusia untuk membenarkan teorinya. 
                Pemikiran Jung tentang ekstrovert dan introvert mendorong banyak penelitian ke depannya dengan memperkenalkan konsep aktualisasi diri kedala psikologi modern.

ALFRED ADLER
Menurut Adler dari lahir semua manusia awalnya hanya memiliki motif sosial dimana manusia dilahirkan dalam keadaan lemah dan mambutuhkan orang llain untuk mempermudah kelangsungan hidupnya.

        Pemikiran atau Konsep - Konsep Alfred tentang Psikoanalisa
  • Inferioritas dan kompensasi organ
                    Gangguan fisik maupun mental berasal dari fisiologis dimana orang sangat sensitif terhadap suat penyakit organ yang "inferior"
Manusia yang terlahir lemah tersebut akan berkembang dengan pengaruh lingkungannnya.
  • Kekuatan dibagian lain 
                    Manusia memiliki keterbatasan maupun kekurangan, namun manusia juga memilki kelebihan atau kekuatan yang dapat dikembangkan sebagai penutup dari keterbatasan manusia tersebut.
  • Perasaan Rendah Hati
                    Alfred berpendapat semua manusai bergantung kepada manusia lain, dimana dengan rendah dirilah yang dapat meningkatkan semangat manusia untuk memperoleh kekuatan dalam menghadapi rasa tersebut dari ia kecil hingga dewasa. Perasaan rendah diri memiliki dua arti yaitu sebagai stimulus atau support dalam pertumbuhan yang postif,dan juga bisa sebagai kekuatan ang menjatuhkan, sesuai dengan sikap suatu individu.
  • Pandangan dunia, Tujuan Fiksi dan gaya hidup
                      Anak-anak merupaka perkembangan awal seseorang yang menjadi dasar dalam menghadapi pengalam dunia.
- Misalnya,  seorang anak yang memandang dunia adalah tempat yang berbahaya atau sebagai tempat yang tidak aman atau sebaliknya. Setelah menenukan pandangan duania tersebut anak itu akan menata masa depannya sesuai denngan pandangan awaknya.
- Tujuan Fiksi hayalan berupa gambaran mengenai masa depan anak tersebut.
- Gaya hidup meliputi pola berperilaku sehari-hari diman gaya hidup dapat difokuskan sehingga dapat mengendalikan cara untuntk menyelesaikan suatu masalah, dan dapat memfilter suatu hal yang harus diabaikan. Alfred memfokuskan pada kesadaran pikiran,motif sosial dari pada seksual dan kebebasan.

HUMANISTIK
ABRAHAM MASLOW
            Seorang pemimpin psikologi kekuatan ketiga.Maslow tertarik dengan psikologi Humanistik 
  • The Basic Tenents Of Humanistic Psychplogy
  1.  Dengan mempelajari sesuatu tentang manusia dengan melalui objek lain selain manusia seperti hewan menghasilkan sangat sedikit nilai yang dapat di pelajari
  2. Yang menjadi poin utama memandu perilaku manusia adalah Realitas subjektif
  3. Mempelajari kesamaan dari sekelompok individu tidak se informatif  membelajari individu
  4. Memperluas dan memperkaya pengalaman manusia dengan mengerahkan upaya yang besar untuk menemukan hal-hal baru
  5. Menyelesaikan permasalahan manusia melalui informasi yang didapatkan melalui penelitian
  6. Memformulasikan deskripsi lengkap tentang apa arti menjadi seorang manusia dmeruoakan tujuan dari psikologi
  7. Penting bahasa, proses penelitian, cakupan luas emosi manusia, dan cara manusia mencari  dengan mempertahankan maksud dari hidunya merupakan deskripsi yang harus ada.
Psikologi Humanistik  menolak psikologi yang melibatkan manusia sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dibeda-bedakan. Menurut pendapat Maslow sendiri psikolog sering menggunakan suatu metode ilmiah dengan tidak mempedulikan aspekpuitis,romantis, dan spiritual dari sifat manusia. dengan kesimpulan pendapat Maslow seorang psikolog tidak hanya mempelajari dengan ilmiah saja namu juga perlu berusaha untuk memahami manusia yang sedang dalam proses mengali potensi maksimal yang ada pada diri mereka dengan mengetahui apa yang mereka pikirkan dan mencari tahu cara memotivasi orang tersebut.
  • The Hierarcy Of Need
  • Self Actualization
                   Maslow sendiri  berpendapat  Aktualisasi diri adalah proses ketika seseorang sudah mencapat potensi penuh dari dirinya sebagai manusia. Dari hasil yang didapatkan sangat sedikit orang yang mencapat ke fase aktualisasi diri karena setiap orang mencapai beberapa tahapan pada hierarki kebutuhan maka semakin nyata juga hal tersebut dan karena itu juga pemuasan kebutuhan aktuarisasi diri sulit di capat walaupun kebutuhan itu bawaan lahir mudah diinterversi.
  • Ground Of Existence
  1. Mempersepsikan reality secara tepat, penuh dan akurat 
  2. Menunjukkan rasa penerimaan yang tinggi terhadap diri sendiri dan orang lain
  3. Menunjukkan spontanitas dan kealamian
  4. Memiliki kebutuhan suatu privasi
  5. Memiliki kecenderungan dengan tidak bergantung pada lingkungan dan budaya disekitar mereka
  6. Kretif
  7. Tidak agresif  dalam suatu hal dan memilki selera humor yang baik
  8. Memiliki etika yang baik, namun dapat memfilter conventional ethics
  9. Cenderung memilki sedikit teman
  10. Peduli dengan semua orang, tanpa memandang siapa orang tersebut
  11. Mengalami kejadian periodic nystic atau peak experience
  12. Menampakkan apresiasi-apresiasi terhadap suatu hal kecil yang dilakukan orang lain
  • Deficienct And Being  Motivation Anda Perception
                Persepsi tentang kekurangan diri akan menjadi sebuah kebutuhan dimana hal ini disebut persepsi yang diarahkan pada kebutuhan (Motivasi-D)
                Setelah orang tersebut mencapai aktuarisasi diri dengan mencapai kebutuhan dasarnya makan selanjutnya meraka kan melakukan pencapaian yang berbeda-beda. dimana hal ini akan menjadi motivasi yang disebut dengan Motivasi-B. Motivasi-B melibatkan nilai-nilai kehidupan yang lebih tinggi, seperti keindahan,kebenaran,keadilan,dan lain-lain.

  • Psikologi Transpersonal
                ini adalahjenis psikologi baru yang diciptakan oleh Maslow yang juga dikenal dengan psikologi kekuatan keempat, yaitu  psikologi transpersonal yang mana psikologi ini berfoku pada aspek mistik,ekstasis, atau spiritual dari sifat manusia.

CARL ROGER
              Robers berpandangan bahwa kepribadian pada dasarnya fenomenologis karena ia berfokus pada diri yang mengalami. Untuk melakukan pengukuran efektivitas terapi Robers menggunakan metode teknik-Q. Dimana metode ini dilakukan dengan mendeskripsikan diri suatuklien dengan self-ideal yang mereka kehendaki. Jika terapi tersebut efektif, maka korelasi antar keduanya semakin besar atau diri sejati memiliki kemiripan dengan diri ideal.
  • Rogers's Theory Of Personality
  1. Prpses penilaian organisme,yaitu membantu aktualisasi diri dengan mempertahankan diri dengan meninggalkan yang tidak berguna.
  2. Menurut Rogers perasaan yang diinginkaan pada kehidupan pada umumnya tidak berjalan sesuai dengan keinginannya, dimana ketika anak berusaha mendapatkan nilai yang baik namun tidak mendapatkan apresiasi dari orang tuanya, ini juga mengatur condition of worth.
  3. Cinta yang anak rasakan setelah mendapatkan apresiasi/reward  membuat anak tersebut berpikir sesuai dengan nilai-nilai yang telah diajarkan kepada dirinya.
  4. Incongruent person adalah seseorang yang hidup dengan nilai-nilai yang tidak diajarkan maka akan menimbulkan sifat tidak akan jujur dengan perasaannya sendiri,
  5. Rogers memendang ketidaksesuaian sebagai gangguan mental, membantu mereka kembali hidup sesuai dengan proses penilaian organisme merupakan tugas daro psikoterapi.
  • Comparison Of Existential And Humanistic Psychology
  1. Evaluasi
  2. Criticms
  3. Contributions








Komentar